Flasher Community - Mobile Phones Repair and Computer Repair Solutions - The Next Community
  • Register
  • Help
  • The Facebook Platform

  • Forum Forum
    • Today's Posts
    • Community
      • Member List
    • DikzNet Services
      • Order Hosting
      • Image Hosting
      • Link Shortener
      • Whois Lookup
      • Website Checker
  • Register Register
  • Fun Fun
  • Jual Beli Jual Beli
  • Advanced Search
           
  • Home
  • Forum
  • Area All Member
  • Waronk Kopi
  • Benar Tidaknya 1 Syawal Akan Terbukti Saat Bulan Purnama

Advertisment

 33phoneshop pati,Distributor Flasher box,Service tools,Parts
Results 1 to 9 of 9

Thread: Benar Tidaknya 1 Syawal Akan Terbukti Saat Bulan Purnama

  • LinkBack
    • LinkBack URL LinkBack URL
    • About LinkBacks About LinkBacks
    •  
    • Bookmark & Share
    • Digg this Thread!
    • Add Thread to del.icio.us
    • Tweet this Thread!
    • Share on Facebook
  • Thread Tools
    • Show Printable Version
    • Subscribe to this Thread…
  • Display
    • Switch to Hybrid Mode
    • Switch to Threaded Mode
  1. 08-30-2011 02:16 PM #1
    Dendik

    Administrator
    Status
    Offline
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Surabaya
    Posts
    888
    Phone No
    08993401022
    Thanks
    102
    Thanked 566 Times in 284 Posts
    Rep Power
    100
    Follow Dendik On Twitter Add Dendik on Facebook
    Send a message via ICQ to Dendik Send a message via MSN to Dendik Send a message via Yahoo to Dendik

    Default Benar Tidaknya 1 Syawal Akan Terbukti Saat Bulan Purnama

    Advertisment
    SEBELUM membaca tulisan saya, mari simak pernyataan ini:
    –Kriteria hisab yang saat ini digunakan oleh Muhammadiyah seharusnya diperbaiki, kriteria tersebut terlalu sederhana—

    – Lalu mau kemana Muhammadiyah? Kita berharap Muhammadiyah, sebagai ormas besar yang modern, mau berubah demi penyatuan Ummat. Tetapi juga sama pentingnya adalah demi kemajuan Muhammadiyah sendiri, jangan sampai muncul kesan di komunitas astronomi “Organisasi Islam modern, tetapi kriteria kelendernya usang”. Semoga Muhammadiyah mau berubah!—

    ITULAH beberapa potongan kalimat yang diungkapkan Deputi Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, yang jugaAnggota Badan Hisab Rukyat, Kementerian Agama RI dalam blognya, maupun pernyataan kepada beberapa media massa nasional menjelang akhir Ramadhan 2011.



    Untuk melihat pemikiran ahli astronomi itu, silahkan dibuka link di atas. Saya tidak perlu mengulanginya.


    Pada saat sidang itsbat yang dipimpin Menteri Agama, Senin (29/8) malam, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin sempat diingatkan oleh salahsatu pengurus Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Dr. H. A. Fatah Wibisono, MA, agar menjaga lisannya.



    Fatah mengingatkan karena dianggap kurang santun berbicara di forum terhormat itu. Bagi Muhammadiyah yang telah lahir sebelum Thomas ada, tentu bukan hal baru dalam menentukan penetapan 1 Syawal setiap akhir Ramadhan.



    Maka dari itu, tidak seperti Pemerintah yang hanya mampu memprediksi 1 Syawal sehari sebelum waktunya, Muhammadiyah sudah melakukan itu jauh hari.



    Peringatan Fatah, di mata saya sangat serius dampaknya untuk ukuran sekarang. Bagaimana tidak, tiba-tiba Petinggi Muhammadiyah itu merasa harus mengingatkan seorang Profesor yang bekerja di Kementrian Agama.


    Padahal, dengan logika sehat, tak perlu Thomas melakukan obral pernyataan seperti itu saat seluruh media menyorot wajah dan mulutnya. Sangat tidak pantas. Ada kesan, arogansi yang tidak perlu menurut saya.


    Apalagi, ada indikasi kebohongan informasi dari pak Menteri yang menyatakan bahwa Malaysia dan Singapura serta negara-negara Arab juga melakukan Idul Fitri pada Rabu 31 Agustus 2011.

    Gara-gara informasi itu, nyaris semua peserta sidang itsbat maupun masyarakat yang menonton TV, terbius dan nyaris percaya begitu saja.

    Belakangan, dari informasi beberapa kolega di beberapa negara yang disebut di atas, ternyata didapat informasi bahwa mereka melakukan Idul Fitri pada Selasa 30 Agustus 2011.

    Bahkan hingga saat ini, informasi yang saya terima, ada sekitar 50 negara yang melakukan Sholat Idul Fitri pada Selasa tanggal 30 Agustus 2011 pagi ini.

    Sebagian beritanya juga dimuat di berbagai situs berita terpercaya.

    Jika ingin baca beritanya, buka saja link berikut:
    Surabaya Post Online

    Sebelum diteruskan, penting saya sampaikan terlebih dahulu sedikit deskripsi. Saya pernah hidup di kampung di pedalaman Klaten, Jawa Tengah, hampir 20 tahun, sebelum mengembara ke Surabaya 8 tahun dan di Jakarta lebih dari 10 tahun dan beberapa negara saat masih aktif menjadi wartawan.

    Saat di pedesaan jauh dari teknologi, orangtua saya sudah mengajarkan bagaimana mengenali karakter alam. Misalnya, karakter lintang (baca: bintang), dan mbulan (bulan) serta srengenge (matahari). Hingga saat ini, saya masih memelihara sifat Ndeso saya, dengan tujuan sekedar agar memori saya saat kecil tidak hilang begitu saja.


    Jangan tanya soal khazanah budaya Jawa di otak saya. Masih tersimpan rapi. Karena saking Ndeso-nya, maka saya masih fasih betul berbahasa Jawa.

    Bahkan, oleh keluarga saya, sudah biasa menyebut dan mengucapkan Wulan Sawal, untuk mengganti istilah Bulan Syawal. Atau Wulan Rejeb, padahal yang dimaksud Bulan Rojab. Atau Wulan Ruwah, padahal nama yang benar adalah Bulan Sya’ban.
    Belakangan saya dapat ilmunya, penanggalan Jawa, memang mengadopsi penanggalan Islam. Maka dari itu, apa yang saya dapat dulu dari orangtua saya di Kampung, dengan mudah saya sesuaikan saat saya temukan kenyataan bahwa banyak istilah Kejawen yang di dalam Bahasa Arab ternyata mirip-mirip, namun istilahnya banyak berubah. Bulan Muharram, di dalam benak orang Jawa menjadi Wulan Suro. Entah bagaimana itu terjadi. Yang jelas, untuk ngelmu ngalam cara ndeso, saya sedikit banyak sudah mengetahui.
    Ketika semalam melihat keterangan Profesor dari LAPAN serta keterangan beberapa petinggi Ormas Islam, serta keterangan Menteri Agama RI, saya jadi ingat satu hal. Bahwa, mereka bisa saja berdebat dengan bersitegang dan berbagai sandiwara di depan kamera wartawan. Saya hanya menunggu satu hal. Apa yang akan diputuskan Menteri Agama malam itu. Tidak penting soal lebarannya, namun saya ingin mendengar kalimat 1 Syawal jatuh pada tanggal berapa di bulan Agustus 2011. Syukurlah, setelah diumumkan oleh Pak Menteri bahwa 1 Syawal jatuh pada Rabu 31 Agustus 2011, maka kemudian muncul ide gila saya.
    “Saya ingin menguji, apakah keputusan malam itu terbukti benar atau terbukti salah”
    Untuk melakukan uji tersebut tidak susah. Kita tidak perlu belajar ke LAPAN. Tidak perlu menjadi Professor. Tidak perlu menjadi Deputi di LAPAN. Tidak perlu belajar ke Amerika. Bagaimana caranya?
    Gampang. Namun kita butuh 15 hari lagi. Saya menggunakan pembuktian terbalik.
    Tampaknya, pengaruh Prof. Dr. Thomas benar-benar terlihat pada hasil keputusan sidang itsbat malam itu. Penjelasan sang profesor , benar-benar mampu membius seluruh peserta sidang itsbat, hingga Pemerintah pun akhirnya menetapkan 1 Syawal jatuh pada Rabu tanggal 31 Agustus 2011. Penjelasan meyakinkan Sang Profesor patut dipuji. Meskipun Pak Menteri Agama menetapkan 1 Syawal konon berdasarkan beberapa pertimbangan, termasuk kesaksian para ahli Rukyat, namun jika kita jeli, maka sesungguhnya apa yang diungkapkan Pak Menteri itu tampaknya adalah banyak dipengaruhi pemikiran ‘genius’ Pak Profesor. Saking berpengaruhnya yang bersangkutan, maka Thomas pun tak segan mengkritik Muhammadiyah. Pokoknya malam itu, Sang Profesor benar-benar berada di atas angin.
    Terbukti, tanpa ada keraguan, dengan sangat lantang, sang Profesor LAPAN itu memberi pendapat keras kepada Muhammadiyah. Jika sebelumnya organisasi bentukan KH Ahmad Dahlan tersebut dikenal sebagai Organisasi Islam Pembaharu dan modern, maka di mata Thomas, tiba-tiba jadi sebaliknya. Muhammadiyah disebut usang, kuno dan malah ketinggalan dari NU dan Ormas Islam lainnya.
    Namun harus diingat, seskipun selintas terkesan cukup meyakinkan dan mampu melambungkan nama Profesor LAPAN ini, coba tunggulah hingga 15 hari ke depan. Kehebatan Sang Profesor akan teruji 15 hari lagi!. Di saat itulah, akan terbukti keterangan berbusa-busa Sang Profesor akan menjadi barang murahan, atau akan menjadi emas mulia.


    Kenapa?
    Begini. Kita hanya menunggu 15 hari lagi ketika Allah SWT tunjukkan kepada Umat bahwa pada hari itu, akan muncul apa yang disebut Bulan Purnama. Sesuai perhitungan sederhana saya, sebut saja perhitungan kampungan saya, maka 15 hari dari tanggal 1 Syawal, dipastikan akan terjadi Bulan Purnama. Dengan munculnya Bulan Purnama, secara langsung dan tanpa rekayasa, akan membuktikan secara nyata mana pihak yang benar- dan mana pihak yang salah.


    Tuhan tidak pernah bohong soal satu ini.
    Anda juga mengalami. Saya juga mengalami. Sejak saya kecil hingga menginjak usia 40 tahun, setiap Bulan Purnama, pasti bulan akan muncul sangat mempesona. Selain sempurna wujudnya, bulan akan hadir sangat spesial karena berada tepat di atas kepala kita. Sekali lagi, saat itu, bulan tepat di atas kepala kita, dan wujud bulan akan sangat sempurna.


    Mengapa Bulan Purnama menjadi acuan kebenaran penetapan 1 Syawal?
    Sederhana. Dengan cara kampungan saya, maka penetapan 1 Syawal kemarin, akan terbukti benar atau tidaknya, cukup dengan melihat secara langsung Bulan Purnama. Kondisi bulan saat Bulan Purnama, sangat berbeda dengan kondisi bulan saat tanggal di awal Bulan Syawal. Jika pada awal Syawal, fisik bulan mungkin hanya terlihat tipis dan meragukan meski dilihat dengan alat teropong sekalipun, sebaliknya pada tanggal 15 Syawal, fisik bulan akan terlihat sangat jelas, dan mencapai ‘titik kulminasi’ dari fase perubahan fisiknya. Pada Bulan Purnama, manusia tidak perlu memakai teropong untuk membuktikan benar tidaknya terjadi Bulan Purnama. Kita cukup keluar rumah, tengok ke atas. Jika bulan terlihat bulat sempurna di atas kepala kita, itu sudah pasti tanggal 15 setiap bulan. Tidak perlu rukyat, tidak perlu Hisab, tidak pelu sidang itsbat. Pada tanggal 15 bulan Jawa/Islam, tak akan terjadi perbedaan pendapat antara para Petinggi Ormas Islam soal kebenaran Bulan Purnama. Pada malam itu, tak ada satupun Profesor Astronomi yang bisa membantah fenomena alam berupa Bulan Purnama. Semua harus bilang bahwa malam itu adalah tanggal 15 Syawal.


    Mulai saat ini, cobalah hitung.
    Jika ikut versi Muhammadiyah, maka tanggal 1 Syawal 1432 H, jatuh pada Selasa tanggal 30 Agustus 2011.
    Jika ikut versi Pemerintah, maka tanggal 1 Syawal 1432 H, jatuh pada Rabu tanggal 31 Agustus 2011.
    Logika kampungan saya mengatakan, jika dihitung sesuai dengan masing-masing versi, maka akan terjadi begini:
    Jika tanggal 1 Syawal 1432H jatuh pada tanggal 30 Agustus 2011M, maka Bulan Purnama akan jatuh pada tanggal 13 September 2011.
    Jika tanggal 1 Syawal 1432H jatuh pada tanggal 31 Agustus 2011M, maka Bulan Purnama akan jatuh pada tanggal 14 September 2011.


    Saya menjamin, pada dua malam di hari itu, masyarakat akan bisa membuktikan dengan alamiah dan akurat melalui mata kepala sendiri, versi siapa yang paling akurat dalam penentuan 1 Syawal 1432H. Jika bulan terlihat Sempurna (Bulan Purnama) pada 13 September, sudah pasti Muhammadiyah telah melakukan perhitungan dengan benar. Akan tetapi sebaliknya jika Bulan Purnama terjadi pada tanggal 14 September malam, maka sudah pasti pemerintah telah melakukan perhitungan dengan benar, dan Muhammadiyah perlu introspeksi diri dan mengubah sistem perhitungan penentuan awal dan akhir Ramadhan.
    Pada malam itu, akan menjadi malam penentuan yang menegangkan dan menjadi Hakim Alam terbaik untuk membuktikan kepada manusia, siapa yang terbukti melakukan kesalahan dalam menentukan awal dan akhir Ramadhan sehingga menyebabkan perbedaan 1 Syawal.
    Apabila Bulan Purnama berlangsung pada 13 September 2011, berarti sidang itsbat malam itu, yang dihadiri seluruh Petinggi Ormas dan Menteri Agama serta tamu kedutaan Negara Islam dan banyak tokoh Islam waktu itu, akan menjadi sidang sampah belaka.
    Jangan kaget apabila masyarakat kemudian menjustifikasi sidang malam itu sebagai bentuk baru kebohongan pemerintah terhadap masyarakat Islam seluruh Indonesia. Masyarakat mungkin bisa dikelabuhi di saat awal, namun untuk urusan satu ini, masyarakat bisa membuktikan perilaku aparat kita lurus atau tidak, hanya membutuhkan waktu 15 hari dari tanggal penetapan mereka.
    Ingat, pada Bulan Purnama, tidak ada satupun manusia yang mampu mengubah posisi Bulan serta bentuknya yang sangat sempurna, kecuali Allah SWT, Pangeran Sing Moho Kuwoso—bahasa Jawanya. Jadi, tidak mungkin pada malam itu, ada jumpa pers yang menyatakan, bahwa Bulan Purnama yang terjadi adalah kesalahan Tuhan. Tidak mungkin itu. Itulah hebatnya Bulan Purnama.
    Oleh karenanya, untuk membuktikan analisa saya, mari bersama-sama menunggu hadirnya Bulan Purnama. Tuhan akan memberi bukti langsung kepada kita, bukti fisik, betapa manusia sangat lemah dan tidak ada gunanya sombong. Bahwa manusia, tidak perlu saling menyindir dan saling menyalahkan. Bahwa manusia harus berkawan dengan alam untuk bisa memanfaatkan dia dalam mengatur tata kehidupan di dunia yang fana. Penasaran? Tunggu Bulan Purnama nanti. #(Mustofa B. Nahrawardaya)#


    Source : Kompasiana


    Similar Threads ::
    • 10 Perawatan yang Benar untuk Bayi Baru Lahir
    • latihan dan berikut petunjuk cara posting dengan benar
    • Kaos FC akan Di Realisasikan ... Sample This...
    • Hp cadangan saat ini
    Digg this Post!Add Post to del.icio.usTweet this Post!Share on Facebook
    Reply With Quote Reply With Quote

  2.    Advertise with us post Your Ads here


    Advertisment


  3. The Following 2 Users Say Thank You to Dendik For This Useful Post:

    mister_x™ (09-06-2011), Raden Mas Seto (08-30-2011)

  4. 08-30-2011 05:57 PM #2
    sunandari

    Member
    Status
    Offline
    Join Date
    Sep 2010
    Age
    30
    Posts
    34
    Thanks
    3
    Thanked 3 Times in 3 Posts
    Rep Power
    0

    Default

    salut dengan penjabaranya

    Digg this Post!Add Post to del.icio.usTweet this Post!Share on Facebook
    Reply With Quote Reply With Quote

  5. 09-05-2011 09:54 PM #3
    trisna jaya

    penguasa LAPINDO
    Status
    Offline
    Join Date
    Jul 2010
    Posts
    92
    Thanks
    20
    Thanked 24 Times in 19 Posts
    Rep Power
    2

    Default

    setuju mas bos..kita tunggu saja tanggal mainnya.kebenaran hakiki tdk akan bisa d politisir oleh siapapun.pemimpin kita pancen MBINGUNGI UMAT.

    Digg this Post!Add Post to del.icio.usTweet this Post!Share on Facebook
    Reply With Quote Reply With Quote

  6. The Following User Says Thank You to trisna jaya For This Useful Post:

    Dendik (09-14-2011)

  7. 09-14-2011 02:59 PM #4
    Dendik

    Administrator
    Status
    Offline
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Surabaya
    Posts
    888
    Phone No
    08993401022
    Thanks
    102
    Thanked 566 Times in 284 Posts
    Rep Power
    100
    Follow Dendik On Twitter Add Dendik on Facebook
    Send a message via ICQ to Dendik Send a message via MSN to Dendik Send a message via Yahoo to Dendik

    Default

    Memang benar ,tadi malam tgl 13 September bertepatan tgl 15 syawal ,bulan Purnama muncul

    Jadi anda bisa menilai sendiri ,mana yg benar mana yg salah

    Digg this Post!Add Post to del.icio.usTweet this Post!Share on Facebook
    Reply With Quote Reply With Quote

  8. 09-14-2011 03:08 PM #5
    one2cell
    one2cell's Avatar
    Juragan
    Status
    Offline
    Join Date
    Feb 2010
    Location
    >>Stay Here<<
    Posts
    1,373
    Phone No
    08170226556
    Thanks
    273
    Thanked 909 Times in 445 Posts
    Pin BB
    3102BF56
    Rep Power
    100
    Follow one2cell On Twitter Add one2cell on Facebook
    Send a message via ICQ to one2cell Send a message via AIM to one2cell Send a message via MSN to one2cell Send a message via Yahoo to one2cell Send a message via Skype™ to one2cell

    Default

    Quote Originally Posted by Dendik View Post
    Memang benar ,tadi malam tgl 13 September bertepatan tgl 15 syawal ,bulan Purnama muncul

    Jadi anda bisa menilai sendiri ,mana yg benar mana yg salah
    so yg bnr yg mn nih, supaya kawan2 fc bisa tau tanpa menuggu.

    jd penasaran...?????



    I Wish You Like'it in Here


    www.indonesiancommunity.net
    -= Ciptakan Kebersamaan & Saling Berbagi,Jadikan Perbedaan Menjadi Persatuan Sesama Member's =-


    Hubungi kami:
    Tlp;
    0313710581
    03121006731
    03170226556
    08170226556
    081703700044

    Rekening ini:
    BCA: 1900193854 a/n zairimah
    BRI: 105101001495501 a/n zairimah
    Mandiri : 1400011135473 a/n zairimah

    ym ini
    one2cell@yahoo.com udah Full

    New email / ym ; Add me bro...!!!
    one2celluler@yahoo.com
    oneonecell@gmail.com
    one_zey@yahoo.com
    Digg this Post!Add Post to del.icio.usTweet this Post!Share on Facebook
    Reply With Quote Reply With Quote

  9. 09-14-2011 03:45 PM #6
    NursePhone
    NursePhone's Avatar
    jauhkan dari dosa
    Status
    Offline
    Join Date
    May 2010
    Location
    PATI BUMI MINA TANI
    Posts
    1,882
    Phone No
    di blockir
    Thanks
    624
    Thanked 903 Times in 532 Posts
    Pin BB
    di banne
    Rep Power
    100
    Follow NursePhone On Twitter Add NursePhone on Facebook
    Send a message via Yahoo to NursePhone

    Default

    he.. aku g bisa berhitung
    ang benar jadi apa yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa???????

    ~;O O;~
    aku gak bisa apa-apa ilmuku hanya secelah udara di hadapaNYA

    Ya Allah terangilah hambamu ini berilah rizki dan lapangkanlah pikiran utk menghadapi smua ini


    Ym : uudhabibah

    Follow me:
    www.indonesiancommunity.net

    Digg this Post!Add Post to del.icio.usTweet this Post!Share on Facebook
    Reply With Quote Reply With Quote

  10. 09-14-2011 03:55 PM #7
    Dendik

    Administrator
    Status
    Offline
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Surabaya
    Posts
    888
    Phone No
    08993401022
    Thanks
    102
    Thanked 566 Times in 284 Posts
    Rep Power
    100
    Follow Dendik On Twitter Add Dendik on Facebook
    Send a message via ICQ to Dendik Send a message via MSN to Dendik Send a message via Yahoo to Dendik

    Default

    Yang benar ya versi Muhammadiyah,dan dirayakan oleh umat muslim sedunia kecuali Indonesia ,bahwa tgl 1 Syawal jatuh tgl 30 Agustus 2011

    Digg this Post!Add Post to del.icio.usTweet this Post!Share on Facebook
    Reply With Quote Reply With Quote

  11. 09-14-2011 04:16 PM #8
    amirullah
    amirullah's Avatar
    ojek mass...??
    Status
    Offline
    Join Date
    Jan 2011
    Location
    pucuk bukit
    Posts
    95
    Phone No
    081216097333
    Thanks
    52
    Thanked 29 Times in 22 Posts
    Pin BB
    26D61F47
    Rep Power
    2
    Send a message via Yahoo to amirullah Send a message via Skype™ to amirullah

    Default

    alhamdullilah...

    Digg this Post!Add Post to del.icio.usTweet this Post!Share on Facebook
    Reply With Quote Reply With Quote

  12. 09-15-2011 11:04 PM #9
    trisna jaya

    penguasa LAPINDO
    Status
    Offline
    Join Date
    Jul 2010
    Posts
    92
    Thanks
    20
    Thanked 24 Times in 19 Posts
    Rep Power
    2

    Default

    Advertisment
    alhamdulillah...aku g ikut versi pemerintah

    Digg this Post!Add Post to del.icio.usTweet this Post!Share on Facebook
    Reply With Quote Reply With Quote

« 52 Negara Sholat Id hari selasa sekarang (Arab saudi,Qatar,Mesir,Malaysia,Jepang,dll) | Detik-detik Terakhir Simoncelli »

Tags for this Thread

  • akan,
  • benar,
  • bulan,
  • purnama,
  • saat,
  • syawal,
  • terbukti,
  • tidaknya

View Tag Cloud

  • Contact Us
  • Flasher Community
  • Archive
  • Top
All times are GMT +8. The time now is 12:43 PM.
Copyright © 2010 Flasher Community
Copyright © 2000 - 2012 Jelsoft Enterprises Ltd.