RICHIE PONSEL Jl.Urip S no76 Rantauprapat SUMUT Tlp (0624)23807 hp 08126590599
Posts
36
Thanks
12
Thanked 31 Times in 9 Posts
Rep Power
0
HP jadi mati total gara2 IC RF
dilanjut kan copas nya ya,.......:D
Kronologis:
HP datang ketempat saya dalam kondisi acak2an, kebetulan yang bawa teknisi juga. Awalnya ponsel tersebut diterima dari usernya dalam kondisi hidup, akan tetapi signalnya tidak ada. Teknisi itu langsung membantai IC Rfnya (AHNE), setelah diganti IC Rfnya Ponsel tersebut malah menjadi mati total, bahkan sudah dicoba IC RF yang sebelumnya dikembalikan lagi akan tetapi Ponselnya masih tetap mati total juga, akhirnya Ponsel itu dibawa ke tempat saya untuk di cek permasalahannya.
Terpikirkan oleh saya
- Mungkin pemasangan IC Rfnya gak beres
- Mungkin IC Rfnya jelek
- Mungkin ada yang Short akibat salah pemasangan IC-nya
Langkah analisa
Saya cek konsumsi arusnya menunjukan arus 15mAmper. Ini sudah menunjukan bahwa Energy Management (RETU & TAHVO) sudah bekerja dengan baik. Maka saya sudah tidak perlu lagi untuk mengukur tegangan-tegangan Baseband, seperti: VIO, VCORE, VANA, VDRAM, karena nilai konsumsi arus 15mAmper ini merupakan hasil akumulasi dari arus tegangan2 diatas . Dari hasil pengukuran inipun Ponsel tersebut dipastikan tidak terdapat Short di VBAT juga dari tegangan Output Energy Managementnya.
Selanjutnya saya langsung mengukur RF Clock 38.4mhz dari Output AHNE yang menuju RAP, saya ukur dari kedua jalurnya (RFClockN dan RFClockP), keduanya tidak ada Clock sebesar 38.4mhz. dari hasil pengukuran ini dapat dipastikan Ponsel mati total diakibatkan karena salah satu syarat kerja RAP tidak ada, yaitu RFClock sebesar 38.4Mhz.
Untuk memuaskan rasa penasaran saya, selanjutnya saya ukur VCTCXO karena komponen ini merupakan oscilator atau pembangkit Clock 38.4mhz. ternyata Clock dari Output VCTCXO menunjukan nilai 38.4mhz, ini sudah menunjukan bahwa VCTXO masih bekerja dengan baik.
Kemudian saya lihat urutan mata rantai RF Clock di Skema diagramnya, disana terlihat terdapat 2 mata rantai. Pertama: VCTXO sebagai pembangkit Clocknya selanjutnya di teruskan ke AHNE, Kedua: sebelum RFCLock masuk ke RAP, RFCLock ini akan melewati IC AHNE. Kesimpulannya, sudah pasti permasalahan ada di IC AHNE yang tidak bekerja dengan baik, sebab RFClock dari VCTXO tidak bermasalah.
Setelah melokalisir permasalahannya, saya langsung mengangkat IC AHNEnya. Sangat kaget saya melihat kondisi PWBnya, ternyata kembung yang disebabkan karena teknsi tadi sebelumnya pernah mengangkat IC AHNEnya terlalu panas, sehingga PWBnya menjadi kembung.
Kesimpulannya:
Ponsel ini mati total diakibatkan karena PWB dibagian AHNEnya kembung, hal ini mengakibatkan jalur-jalur dibawahnya banyak yang putus, termasuk jalur RF Clocknya. Sudah tentu Ponsel ini sudah tidak dapat lagi diperbaiki, kecuali ganti mesin. Tentunya si teknisi tadi akan kelimpungan apabila harus mengganti Ponsel Usernya.
Diakalin
Teknisi tadi memohon agar ponselnya minimal dapat hidup kembali, walaupun kondisi masih seperti semula (tidak ada signal). Walaupun sebetulnya secara teknis Ponsel ini sudah tidak dapat ditolong lagi, saya berusaha untuk mengakalinya. Hanya bermodalkan satu jengkal kawat Jumper, Ponselnya dapat hidup kembali tanpa IC AHNEnya difungsikan. Langkah yang saya lakukan seperti berikut ini:
1. Cari jalur Output Clock 38.4mhz dari VCTXO, kemudian saya cari juga jalur RFCLock yang masuk ke RAP.
2. Ada sedikit yang membingungkan dari jalurnya, Output RFClock dari VCTXO hanya satu jalur saja, sementara jalur yang masuk ke RAP terdapat 2 jalur (RFClockN dan RFClockP), kemudian saya jumper saja dari Output Clock dari VCTXO ke salah satu jalur RFClock yang masuk ke RAP (RFClockN saja). Kemudian saya coba hidupkan Ponselnya, sekarang Ponsel sudah dapat hidup lagi walaupun signalnya tidak ada. Hal ini dikarenakan IC AHNE sebagai RF Proccesor tidak difungsikan lagi.
3. Agar mesin Ponsel tersebut menjadi rapih kembali, saya pasangkan kembali IC AHNEnya, walaupun hanya asal pasang saja (yang penting IC-nya ada heheheh). Sudah tentu jumperannya tetap terpasang.
Kenapa RF Clock ini harus melalui IC RF dulu?
Sebetulnya 99% fungsi IC Proccesor untuk mengelola signal Receiver dan Transmitter, bahkan tidak ada kaitannya dengan Baseband. Akan tetapi justru agar proses pengelolaan RF ini dapat bekerja juga membutuhkan RF Clock 38.4mhz. Clock ini digunakan sebagai Referency Clock untuk PLL (Phase Lock Loop). Didalam IC RF inipun terdapat RF Clock Buffer, tujuan untuk menjaga Peak to Peak Clock ini agar stabil dan konstan. Maka sudah pasti apabila IC RF ini bermasalah akan mengakibatkan Ponsel menjadi mati total, karena IC RF sebagai jembatannya antara VCTCXO dengan RAP.